Minggu, 21 Agustus 2016

Review MotoGP 2016 Seri 11 Brno: Cal 35 for 35 years of Great Britain



Yuhuuuu… sensasi balapan kembali gue rasakan di sirkuit Brno, Republik Ceko, setelah di balapan seri sebelumnya sensasi itu kurang terasa. Ya, itu karena selain pebalap idola gue yang bernomor 46  berhasil finish di urutan kedua setelah melalui persaingan yang ketatnya kayak celana setrit baru XD, banyak akselerasi yang ditunjukkan sama pebalap lain. Awalnya yang berada di front row adalah Marquez, Lorenzo dan Iannone. Akan tetapi, saat balapan dimulai, posisi itu langsung berubah terutama posisinya Lorenzo turun di urutan sebelas, diikuti Rossi yang sebelumnya berada di posisi lima. Sementara itu, Marquez tetap berada di posisi pertama, diikuti Dovisiozo dan Iannone. Nah, si duo Andrea kembali ngincer posisi terdepan lagi kayaknya. Jadi, dalam hitungan beberapa lap (bukan hitungan detik, ya) Dovisiozo pun memimpin balapan, diikuti rekan satu timnya, Iannone.

Setelah berada di posisi ketiga pun, Marquez kembali dibalap beberapa pebalap (gue lupa siapa aja namanya) hingga ia berada di urutan kelima. Di sini, Ducati masih terlihat memiliki kesempatan untuk mengulang kejayaannya di seri kemarin dengan finish di urutan pertama dan kedua, sebelum akhirnya Dovisiozo yang sempat keluar sirkuit mengalami masalah di motornya. Jadi deh posisi dia yang tadinya memimpin balapan menjadi di posisi akhir-akhir. Kayaknya sih ada masalah di bannya (mungkin pemilihan ban yang kurang cocok? Karena saat itu cuaca lagi abis hujan dan sirkuit masih keliatan basah).

Sementara terjadi perebutan kekuasaan di barisan depan, Rossi pun dengan perlahan tapi pasti mulai mendekati barisan terdepan. Abang Vale mulai memperbaiki posisinya yang tadi berada di urutan kedua belas menjadi berada di sepuluh teratas. Nah, ada pebalap dari Inggris yang bernama Crutchlow yang hampir nyenggol atau bahkan udah nyenggol Rossi saat coba overtake Rossi. Mau nggak mau Rossi sedikit ngelebar dan akhirnya si Cal berhasil ngebalap Rossi (untung aja Rossi nggak jatoh. Gue akan ngehujat dia kalo-kalo Rossi akhirnya jatoh, hehe). Oke, terlepas dari kejadian senggol-senggolan tadi, pebalap nomor 35 itu kelihatan membara sekali jiwa balapannya ya, dan sejujurnya gue juga ada tebakan pasti dia bakal dapet podium, seenggaknya urutan ketiga lah. Kenapa gue bilang begitu? Karena akselerasi Cal ini kelihatan beda dari yang lain. Ban pun dia pilih hard di saat yang lain kebanyakan pilih soft. Saat balapan di seri ini, dia juga nggak takut untuk overtake pebalap lain (setelah Rossi). Dan hanya beberapa lap, dia udah ada di posisi keenam setelah berada di posisi sebelas.

Ada banyak hal seru & nggak keduga di lap-lap terakhir. Dovisiozo yang akhirnya nyerah nggak melanjutkan balapan walaupun udah ganti motor lah, Lorenzo yang tiba-tiba masuk pit dan ganti motor sampe dua kali tapi tetep berada di urutan bontot, lah, serta ban Iannone yang pecah hebat (tapi untungnya Iannone masih bisa lanjut balapan). Cal juga semakin menunjukkan performanya dengan terus melaju hingga mendapatkan poisisi pertama. Dan entah kenapa justru di lap-lap terakhir yang membakar jiwa balapan para pebalap di sini ya? Banyak terjadi perubahan posisi, khususnya pebalap idola gue Valentino Rossi dong. Dari urutan sepuluh tadi, doi berhasil ngebalap pebalap lain dengan perlawan yang menurut gue cukup sengit hingga Rossi berhasil ada di posisi kelima, dibelakangnya Marquez. Dan dengan sedikit akselerasi, Rossi pun berhasil membalap Marquez serta dua pebalap di depannya, yaitu Iannone dan Redding. Berada bersama Iannoe, Redding dan satu pebalap lagi (lupa namanya) serta Rossi yang sudah mengambil posisi kedua, membuat Marquez panas dan membalap Iannone dan Redding hingga ia ada di posisi ketiga. Tapi, kayaknya si Marquez nggak mau terlalu memaksakan motornya untuk membalap Rossi karena dia tahu, dia pakai ban yang soft, sedangkan cuaca udah mulai kering dan dua pebalap di depannya menggunakan ban yang hard. Jadi, dia mungkin lebih baik cari aman, toh untuk total championship point dia masih punya gap 53 point dengan Rossi.

Nggak diragukan lagi deh, dengan teknik balapan yang bagus dan perkiraan serta kerja sama tim yang kuat, Cal Crutchlow keluar sebagai juara di seri kesebelas, MotoGP musim ini. Disusul Rossi dan Marqeuz di urutan kedua dan ketiga. Perasaan seneng pun terlihat sekali dari pebalap nomor 35 asal Inggris itu karena dia memulai balapan di posisi sepuluh dan berhasil dapet podium pertama. Kemenangannya juga membayar penantian Inggris untuk menjuarai MotoGP selama 35 (Pas deh ya, 35 untuk 35) Dan... perasaan seneng bukan cuma diperlihatkan oleh Cal doang loh, Rossi pun ikut seneng banget karena doi berhasil ada di urutan kedua. Oke deh, selamat ya  untuk Cal yang langsung nelepon istrinya pas turun dari motor :D Selamat juga untuk The Doctor dan Baby Alien! Yeayyyy!!!

 Nah, di seri selanjutnya yaitu sirkuit Silverstone di Inggris Raya pada tanggal 4 September nanti, kita tunggu akan ada kejadian seru apa dan akselerasi apa lagi yang akan ditunjukkan oleh pebalap-pebalap MotoGP, khususnya untuk gue pribadi, Valentino Rossi! Karena sekarang doi ada di posisi kedua dalam total championship point, semoga bisa mempertipis jarak antara dia dan Marquez! Semangat 46!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar