Minggu, 14 Agustus 2016

REVIEW MotoGP 2016 Seri 10 Austria: Day of Ducati's Team




Woahhh! Finally MotoGP is back!
Akhirnya selama hampir satu bulan cuma bisa nonton Highlight MotoGP di Trans7, rasa kangen gue yang membuncah (Ciyee membuncah? xP) terlepaskan setelah MotoGP kembali gue tonton live. Yayyyy ^^
Review kali ini mungkin nggak akan gue tulis sepanjang review biasanya karena selain nggak banyak kejutan dan kurang berasa sensasi balapannya, gue juga lagi mempelajari silabus dan membuat RPP bahasa Inggris SMP untuk PKM T_T

Awalnya, Iannone, Rossi, Dovizioso, Lorenzo dan Maruqez menempati posisi lima terdepan. Saat balapan dimulai, Lorenzo dengan sigap langsung berada di posisi  kedua diikuti Dovizioso, Rossi, Marquez dan Vinales sebagai leading group. Posisi pertamanya? Tentu saja Iannone masih bisa mempertahankannya. Usaha yang cukup keras diperlihatkan oleh Lorenzo untuk  overtake Iannone dan mengambil posisi pertama, tapi Iannone masih cukup cekatan untuk dibalap sama Lorenzo. Selang beberapa lap, ternyata Lorenzo harus merelakan posisinya diambil oleh Dovizioso sehingga dia ada di urutan ketiga.
Nah, Rossi sang "The Doctor" pun sempat mengalami perpindahan posisi setelah dia sedikit melebar di tikungan dan berada di belakang Marquez. Akan tetapi, abang gue ini berhasil mengambil kembali posisinya. Selain Rossi, Marquez juga sempat melebar dan sempat ingin dibalap sama Vinales, tapi dia buru-buru ngegas motornya dan menghalangi Vinales untuk overtake pebalap nomor 93 ini. Sepanjang balapan berlangsung, posisi lima terdepan masih dipegang sama Iannone, Dovizioso, Lorenzo, Rossi dan Marquez. Nggak banyak perubahan dan paling-paling cuma ada kejadian motor mogok yang dialami sama beberapa pebalap di barisan belakang. Menurut gue sih balapan seri ini kurang begitu seru sebelum duo Andrea kembali bertingkah.
Yap! Mereka adalah Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Oke, sebelum lanjut review, gue mau bilang kalo gue gemes sih sama tim yang satu ini. Entah kenapa, ada hal menarik dan lucu gitu dari mereka, selain berasal dari satu negara yang sama dan punya nama depan yang sama, mereka juga suka memberikan kejutan kalo mereka lagi duel bersama (walaupun kebanyakan mereka jatuh ataupun senggolan, kekeke). Iannone dan Dovizioso menghidupkan sensasi balapan di lap-lap akhir dengan saling balap memperebutkan posisi pertama. Apalagi Dovizioso yang kelihatan punya breaking technique yang keren.
Yang menariknya adalah, saat tim Ducati saling balap untuk memerebutkan posisi pertama, di belakang mereka, pebalap Yamaha, Lorenzo dan Rossi juga saling balap untuk memperebutkan posisi ke-3 dan ke-4, dan karena (mungkin) ngeliat kualitas Ducati dan balapan antara Iannone dan Dovi, Lorenzo kayaknya nggak terlalu ngejar posisi 2 (mungkin ya...). Begitu juga dengan Rossi yang kayaknya mau dapet posisi 3 aja karena juniornya udah ada di posisi 1 & 2, hehe. Sebenernya saat itu gue berharap Rossi bisa ngebalep Lorenzo dan kalo si duo Andrea nggak jatoh (lagi), podium akan jadi All Italian Podium.
Setelah persaingan yang sengit antara Iannone dan Dovi, Iannone pun bisa mematenkan dirinya sebagai juara sesi kualifikasi serta balapan di MotoGP Austria tahun ini, diikuti Dovizioso dan Lorenzo (meskipun gue agak kecewa karena berharap Rossi dapet posisi ketiga dan menjadikan All Italian Podium, tapi keliatan juga kalo Rossi seneng karena dia celebrate kemenangan Iannone dengan bergaya sama motornya bareng Iannone. Ehem, calon penerus Rossi). Kemenangan ini sangat berarti banget untuk Ducati itu sendiri karena untuk pertama kalinya Team Ducati finish di posisi pertama dan kedua, juga penantian 6 tahun setelah di tahun 2010 Casey Stoner membawa nama Ducati sebagai pemenang. Duh, seneng banget ya Ducati. Selamat!!! (Anyway, Stoner dateng ke Austria dan wajahnya terlihat lebih muda dan fresh. Efek nggak ada beban balapan kali ya :P) 
Selanjutnya, seri ke-11 akan diadakan di sirkuit Brno, Republik Ceko pada tanggal 21 Agustus. Nggak nunggu lama deh buat nonton MotoGP ^^! Sampai jumpa di review selanjutnya dan walaupun di review ini gue nggak banyak ceritain Rossi, tapi gue tetep berharap semoga Rossi bisa mendapatkan poin di seri selanjutnya dan bisa berada di atas Lorenzo dalam total championship point, hehe. Fighting Rossi!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar