What a fantastic race at Mugello!
Yap! Seri ke-6 ini merupakan
bener-bener balapan yang luar biasa menegangkan dan mengejutkan. Oke, gue
ceritain dulu kronologi race dari awal sampe akhir. Awalnya yang ada di first
row adalah Rossi, Vinales, dan Iannone. Tapi tiba-tiba saat race dimulai,
langsung aja Lorenzo tancap gas dan ngebalap Rossi padahal dia ada di posisi 5.
Di sini, pasukan kuning-kuning alias pendukung Rossi langsung ngibar-ngibarin
bendera sambil ngelepas asep warna kuning gitu buat nyemangatin idolanya. Gue
pun juga masih berharap Rossi bakal overtake Lorenzo, ditambah setiap kali
track lurus Rossi kayak mau ngebalep Lorenzo. Tapi kenyataannya adalah banyak hal
yang mengejutkan gue di sirkuit Mugello ini.
Kejutan pertama adalah pas lagi
asik-asik nyoba overtake Lorenzo, ehh...motornya Rossi tiba-tiba
"rontok". Jadilah si Rossi ngadet di tengah jalan. Alhasil, si Abang
dengan terpaksa nggak bisa lanjutin balepannya dan kecewa berattt. Keliatan pas
dia tahu motornya nggak bisa "lari", kepalanya langsung nunduk gitu.
Di seri ini seharusnya menjadi
kesempatan Rossi untuk ambil kemenangannya lagi semenjak terakhir menang
di tahun 2008, apalagi dia udah dapet pole position. Siapa coba yang nggak
merindukan kemenangan di kampung halamannya sendiri? Sabar ya Valley T_T Mungkin yang terjadi ketika dia sampe di
ruangannya, dia langsung ngomong: "Mana nih mekanik-mekanik gue?",
"Cepet panggil si Bejo, Budi, Ani suruh ke sini. Gue mau interogasi mereka
kenapa motor gue bisa jadi acakkadut begitu!"
Dan jujur aja, saat ada tragedi itu,
hati gue yang tadi siang hancur berkeping-keping gara-gara Indonesia nggak bisa
raih gelar juara Thomas Cup, hancurnya jadi nambah bahkan mungkin jadi
berkepang-kepang ㅠ_ㅠ
Oke, gue jadi kesel kan tuh gara-gara
kejadian motornya Rossi. Balepan jadi kurang berasaaa apa gitu. Yaudah,
pokoknya gue nggak mau tau, harus ada yang bikin seru balepan karena biasanya
kalo si Lorenzo udah di depan, yaudah adem-adem aja dia nyelesein lap terus
balapan jadi kurang ge-re-get.
Dan akhirnyaaaa.... Harapan gue
terkabul. Dua pembalap ducati si Dovizioso & Iannone battle untuk raih
posisi 3. Lumayan seru juga karena mereka saling ngotot. Tapi agak serem sih
karena pernah saat mereka battle, akhirnya malah jatoh berdua. Nggak mau kalah, di belakang mereka
yaitu si Dani Pedrosa juga makin lama ikutan "berantem" sama mereka.
Apalagi saat Dovizioso ngelebar dan Dani akhirnya bisa dapet posisi 4, dia
semakin mepetin motornya untuk ngebalep Iannone. Tak lama kemudian, dia pun
dapet posisi ketiga untuk sementara. Gue ngeliatnya agak miris juga karena kalo
si Dani bisa pertahanin posisinya, berarti di sirkuit Itali, yang naik podium
nanti semuanya adalah orang Spanyol.
Di saat posisi 3 lagi memanas, si
Marquez udah semakin memperketat gap antara dia dan Lorenzo. Keliatan banget
dia siap buat ngebalap Lorenzo dan ketika balapan tinggal 2 lap lagi, si
Marquez berhasil ngebalap Lorenzo. Akan tetapi... Lorenzo nggak membiarkan
posisinya direbut lama-lama oleh rider nomor 93 itu. Ia langsung mengejar
Marquez dan di sini kejutan kedua datang. Pas si Lorenzo ngebalep dia, dengan
semangat yang membabi buta si Marquez ngegas motornya buat overtake Lorenzo
sampe-sampe motornya hampir tabrakan sama motor Lorenzo dan gue kira mereka
bakal jatoh berdua. Gila! Pantes aja si Marquez dapet julukan "baby
alien".
Seperti yang gue katakana di awal bahwa
sirkuit ini penuh dengan kejutan. Kejutan ketiga datang pas last lap ketika
Marquez udah hampir finish (and I'm sure he was feeling like he would win this circuit),
Lorenzo dengan sigap langsung ngegas motornya dan overtake Marquez. O Em Ji! Si
Lorenzo pun menang sepersekian detik dari Marquez. Gue melongo dan nggak
nyangka bakalan ada kejadian kayak di film-film saat orang yang kita anggap
bakal menang ternyata dibalap sama orang dibelakangnya dengan perbedaan waktu
yang cuma ‘nol koma sekian detik’. Dan gue yakin kecewanya Marquez mungkin
nggak kalah sama kecewanya Rossi.
Dari pertandingan di Mugello ini gue
sangat amatt mengakui kehebatan teknik balapan Lorenzo dan juga.......... tentunya
kehebatan motor Yamaha dengan slogannya "Yamaha semakin di depan".
Betul banget broh! #Yeahhh
Podium pun akhirnya diraih oleh Lorenzo
sebagai juara pertama, disusul sang Baby Alien, Marquez, dan Iannone yang
berhasil menyelamatkan posisinya dari Dani dan membuat bangga Itali karena
meskipun Rossi tidak bisa melanjutkan balapan, setidaknya ada pembalap Itali
yang berhasil naik podium. Dengan peraihan podium tersebut, championship point
yang dikumpulkan Lorenzo menjadi 115, Marquez 105 dan Rossi tetap 78 #sedihhhh.
Harapan gue sih semoga di seri selanjutnya Rossi bisa mengejar
ketertinggalannya dengan mengambil podium pertama.
Semangat 46! V for Valentino! ^^
See you on the 7th series of MotoGP 2016, Circuit de Catalunya, Spanyol, June 5th, 2016~