Ciao! Gue balik lagi untuk review MotoGP 2016 setelah gue skip review di seri sebelumnya karena
berbagai masalah lah lah lah. Pokoknya di seri sebelumnya itu boleh gue bilang adalah
balepan yang FULL OF TENSES! Sebab
lo disuguhin banyak ketegangan, terutama yang dibuat oleh si Baby Alien, Marquez
93 (yang nonton seri kemaren setuju banget kan!) Dan seandainya gue nulis
review seri ke-12 di Silverstone kemarin pun, mungkin akan banyak tulisan
"Gila! Gila! Gila!" di post-an gue karena ya emang balapan di sirkuit
kemarin itu bener-bener gila. Gokil!!!
Nah, di seri kali ini emang harinya mantan yang terbuang gue deh,
Dani Pedrosa, dan meskipun Rossi nggak juara di negaranya sendiri (hiks) tapi
Abang mah tetep juara di hati adek lah *Lol* yaudah ya daripada dengerin gue
nanti lama-lama muntah, langsung aja yuk ke review.
Balapan diawali dengan Lorenzo sebagai pole position, diikuti Rossi dan Vinales sebagai front row. Saat balapan dimulai, posisi
front row belum berubah soalnya belum dateng tuh si power ranger (hehe). Nah,
awalnya sih Lorenzo dan Rossi masih adem-adem aja, tapi persaingan sengit udah
mulai ditunjukkan Marquez, Dovisiozo dan Vinales. Marquez pun beberapa kali
sempat ingin overtake Vinales, tapi
apa daya Vinales masih bisa mempertahankan posisinya. Pebalap di belakang lagi
asik balap membalap, Rossi pun memberikan kejutan untuk para makhluk hidup
ciptaan Tuhan yang punya akal dan pikiran atau bisa disebut manusia yang
mewarnai hampir seluruh sirkuit San Marino dengan warna kuning atau bisa
disebut fans-nya Valentini Rossi (jangan bingung ya abis baca kalimat gue yang
satu ini :D) dengan overtaking
Lorenzo.
Nggak sebatas overtake loh saudara-saudara, tapi juga memberikan goosebumps buat yang nonton karena gaya overtake-nya doi yang hampir nempel ama
Lorenzo dan bikin kita mikir "Wah, celaka duabelas kalo mepet-mepet gini
caranya, bisa-bisa mereka jadian tuh! Eh salah, bisa-bisa mereka malah jatuh
berdua". Tapi namanya juga penonton, kan kita nggak tau ya teknik balapan
dan nggak pernah terjun langsung sebagai pebalap MotoGP (ya iyalah, kalo gue
jadi pebalap, gue nggak akan duduk di depan laptop selama hampir tiga puluh
menit buat bikin tulisan yang judulnya ‘Review
MotoGP 2016:...’ terus melongo kayak hewan qurban yang mau dipotong besok
sambil nungguin koneksi internet gue berhasil publish post-an gue di blog). Karena Rossi dan Lorenzo adalah
pebalap, mereka jadilah nggak jatoh dan Rossi berhasil mendapatkan posisi
pertama (untuk sementara... Eeeakkk!!! XP)
Nah, persaingan sengit antara Marquez dan Vinales, berhasil
dimenangkan oleh Marquez yang akhirnya dapet posisi ketiga (untuk sementara
juga... Eyakk). Vinales yang udah dibalap Marquez pun kembali dibalap Dovisiozo
dan setelah itu siap-siap buat dibalap Pedrosa, dan nggak butuh waktu lama juga
untuk Pedrosa ngedapetin posisi ke-5 loh!
Setelah ngebalap pebalap Suzuki itu, Pedrosa pun kembali
ngedapetin posisi 4 yang sebelumnya dipegang Dovisiozo dan diem-diem mulai
deketin Marquez. Gue akuin sih, sebenernya gue nggak terlalu memperhitungkan
Pedrosa dan nggak nyangka juga Pedrosa bisa tampil bagus banget di seri ini
karena biasanya yaa dia kan legowo aja nggak dapet podium meskipun emang finish masih di 10 teratas sih. Tapi,
dengan dia nyetak record "the
fastest lap" di sirkuit ini, gue tambah kagum sih ama doi. Udah cakep,
keren, pebalap, stay cool, pendek pula *eh! Tapi ya itulah Dani kan membuktikan
kalo manusia itu nggak ada yang sempurna (Super Sekali kan gue!)
Nah, Rossi yang aman balapan di posisi pertama selama hampir dua
puluh lap juga nampaknya mesti hati-hati sama Pedrosa si kecil-kecil cabe-cabean
rawit ini. Terlebih dengan cukup cepat, dia berhasil ngebalap Marquez dan
Lorenzo yang berarti dia udah ada di posisi kedua dan bentar lagi besar
kesempatan doi untuk ngebalap The
Doctor!!! Apalagi dengan performa Pedrosa dan motornya yang lagi sama-sama
hebat. Di (kalo nggak salah) lap keenam, Pedrosa mulai deket banget dengan
Rossi dan hanya satu lap aja, Pedrosa pun berhasil overtake Rossi. Kelihatan kalo Rossi nggak bisa maksain motornya
untuk beradu sama Pedrosa karena setelah Pedrosa dapet posisi pertama dan
langsung ngegas, Rossi nggak terlalu bisa deketin jaraknya sama Pedrosa
(padahal gue berharap Rossi menang kali ini. Ya apalah aku kan cuma fans yang
bisanya cuma selalu berharap doang T_T). Usut punya usut, ternyata Pedrosa
menggunakan soft tires sedangkan
Rossi menggunakan medium. Jadi,
sebenernya dibalik pebalap yang hebat, tersimpan ban yang tepat. Super lagi kan
kata-kata gue?! xD
Well, udah diduga dong siapa juara seri
MotoGP kali ini? Dialah... Pebalap Honda nomor 26, Dani Pedrosa! Meskipun tetep
aja yang berkibar adalah bendera kuning (etapi bukan bendera orang meninggal
yes!). Jadi ya itu, walau hari ini harinya Dani Pedrosa, tapi tetep aja
pestanya Valentino Rossi, kkkk. Yaudah deh, selamat buat mantan gue Dani
Pedrosa udah jadi juara di sirkuit San Marino hari ini dan juga... tentunya
buat abang tak sedarah gue, Valentino Rossi buat perjuangannya!
Kita (atau lebih spesifiknya gue) akan tetep nunggu
Rossi naik podium pertama di seri selanjutnya yaitu di Sirkuit Aragon, Spanyol.
Karena di Itali yang juara orang Spanyol, gue berdoa aja sih semoga di Spanyol yang
juara gantian orang Itali, wkwk. Ok, see
you after two weeks on Aragón GP, MotoGP lovers!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar