Udah lama (dan
kayaknya harus pake bangettttttt seribu kali) nggak nge-post sesuatu di blog
ini. Awalnya bingung mau nulis apa dan……… terbesitlah ide untuk nulis review
MotoGP karena gue pikir, kurang afdol rasanya kalo gue nggak pernah sekalipun bikin
review MotoGP saat gue jatuh cinta sama si Yellow 46 Valentino Rossi sejak SMP
#cieeee
So… Hari
ini, 8 Mei 2016, adalah seri ke-5 MototGP 2016 yang berlokasi di Perancis, tepatnya di
sirkuit Le Mans.
It was bit
disappointing when my favourite rider started on the 7th position on
my first MotoGP review T_T. Yap, posisi start sesi kelima MotoGP dari 1 sampai 3 adalah milik si
nomor 99 Lorenzo, si nomor 93 Lorenzo dan si Iannone. Namun namun namun…. pada
akhirnya Rossi pun finish di urutan kedua setelah mengalami persaingan yang
ketat sama si Marquez & Dovizioso #Yeayyyyyy
Banyak riders
yang harus merelakan motor dan tubuhnya terseret di sirkuit ini. Gue juga nggak
ngerti sih kenapa bisa banyak pembalap yang lose concentration. Ada sekitar 7
pembalap yang jauh, termasuk si Dovizioso dan Marquez (sayang banget deh mereka,
padahal gue mengharapkan mereka bisa battle). Yang lebih mendebarkan lagi
adalah ketika mereka berdua yang lagi asik-asiknya balapan di posisi ketiga dan
keempat pada lap ke-11 jatuh berbarengan (Kurang solid apa coba? Jatuh bangun
aja mereka barengan) Padahal temen satu tim Dovizioso yaitu si Iannone udah
jatoh duluan sebelum doi, kasian kan dua riders Ducati mesti gagal finish.
Nah, ketika
para riders lagi balap membalap dan jatuh bangun di belakangnya, si pemimpin
posisi ,Lorenzo, asiiikkk aja ngendarain motornya sampe-sampe gue kira dia udah
finish dari kapan tau. Kalo kata keluarga gue yang juga ikut nonton seri ini, pada
bilang Lorenzo takut makanya dia kabur secepat mungkin dari ancaman riders yang
bakal mengambil alih posisinya dan ngebuat race jadi kurang menantang. Tapi,
menurut gue sih bener juga si Lorenzo langsung cabut gitu aja, meskipun dia
jadi dilihat kurang berani ambil resiko, dia kan juga harus jadi juara buat
dapet duit. Lah, warga yang nyuruh dia melanin motornya dan balepan sama motor
yang dibelakangya biar bikin balepan lebih seru kan nggak ngasih duit. Kalau
diistilahin lewat kata-kata itu, “enak di dia, nggak enak di kita” :P
Akhirnya,
setelah balapan yang penuh dengan persaingan dan perjatuhan itu, Lorenzo
berhasil mempertahankan posisinya sampai akhir lap, disusul my beloved rider, Rossi,
dan pembalap Suzuki Vinales yang merupakan podium pertamanya. Selamat untuk Yamaha Team!
Pada seri ini,
Suzuki berhasil unjuk gigi dengan pencapaian finish di urutan ketiga dan kelima
(Selamat ya Zuki! ^^)
Dan saat
ketiga riders itu naik podium, gue baru tau kalo si Vinales adalah orang
Spanyol dan itu makin memperkuat sugesti gue kalo riders Spanyol di MotoGP “agak
kurang tinggi” :D ( sebenernya info ini nggak penting sih, tapi berhubung gue
suka sama kebanyakan riders Spanyol di MotoGP (Pedrosa, Lorenzo sama si
Marquez) masalah ini jadi suatu hal penting buat gue. Hehe) Dengan peraihan
podium itu, point Lorenzo yang terkumpul jadi sebesar 90 point, disusul Marquez
85 point dan Rossi 78 point (Ayo Rossi, kamu pasti bisa!!!)
Selesai deh
review MotoGP 2016 seri kelima sirkuit Le Mans Perancis. Seri berikutnya akan
diadakan di sirkuit Montego Mugello, Italia, pada tanggal 22 Mei 2016.
Sampai
ketemu lagi (di review yang mungkin akan gue buat lagi) selanjutnya.
Bye bye ~
Kiss <3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar