Minggu, 08 Mei 2016

REVIEW MotoGP 2016 Seri 5 Le Mans



MotoGp


Nite readersss…

Udah lama (dan kayaknya harus pake bangettttttt seribu kali) nggak nge-post sesuatu di blog ini. Awalnya bingung mau nulis apa dan……… terbesitlah ide untuk nulis review MotoGP karena gue pikir, kurang afdol rasanya kalo gue nggak pernah sekalipun bikin review MotoGP saat gue jatuh cinta sama si Yellow 46 Valentino Rossi sejak SMP #cieeee

So… Hari ini, 8 Mei 2016, adalah seri ke-5 MototGP 2016 yang berlokasi di Perancis, tepatnya di sirkuit Le Mans.
It was bit disappointing when my favourite rider started on the 7th position on my first MotoGP review T_T. Yap, posisi start sesi kelima MotoGP dari 1 sampai 3 adalah milik si nomor 99 Lorenzo, si nomor 93 Lorenzo dan si Iannone. Namun namun namun…. pada akhirnya Rossi pun finish di urutan kedua setelah mengalami persaingan yang ketat sama si Marquez & Dovizioso #Yeayyyyyy

Banyak riders yang harus merelakan motor dan tubuhnya terseret di sirkuit ini. Gue juga nggak ngerti sih kenapa bisa banyak pembalap yang lose concentration. Ada sekitar 7 pembalap yang jauh, termasuk si Dovizioso dan Marquez (sayang banget deh mereka, padahal gue mengharapkan mereka bisa battle). Yang lebih mendebarkan lagi adalah ketika mereka berdua yang lagi asik-asiknya balapan di posisi ketiga dan keempat pada lap ke-11 jatuh berbarengan (Kurang solid apa coba? Jatuh bangun aja mereka barengan) Padahal temen satu tim Dovizioso yaitu si Iannone udah jatoh duluan sebelum doi, kasian kan dua riders Ducati mesti gagal finish.

Nah, ketika para riders lagi balap membalap dan jatuh bangun di belakangnya, si pemimpin posisi ,Lorenzo, asiiikkk aja ngendarain motornya sampe-sampe gue kira dia udah finish dari kapan tau. Kalo kata keluarga gue yang juga ikut nonton seri ini, pada bilang Lorenzo takut makanya dia kabur secepat mungkin dari ancaman riders yang bakal mengambil alih posisinya dan ngebuat race jadi kurang menantang. Tapi, menurut gue sih bener juga si Lorenzo langsung cabut gitu aja, meskipun dia jadi dilihat kurang berani ambil resiko, dia kan juga harus jadi juara buat dapet duit. Lah, warga yang nyuruh dia melanin motornya dan balepan sama motor yang dibelakangya biar bikin balepan lebih seru kan nggak ngasih duit. Kalau diistilahin lewat kata-kata itu, “enak di dia, nggak enak di kita” :P

Akhirnya, setelah balapan yang penuh dengan persaingan dan perjatuhan itu, Lorenzo berhasil mempertahankan posisinya sampai akhir lap, disusul my beloved rider, Rossi, dan pembalap Suzuki Vinales yang merupakan podium pertamanya. Selamat untuk Yamaha Team!
Pada seri ini, Suzuki berhasil unjuk gigi dengan pencapaian finish di urutan ketiga dan kelima (Selamat ya Zuki! ^^)

Dan saat ketiga riders itu naik podium, gue baru tau kalo si Vinales adalah orang Spanyol dan itu makin memperkuat sugesti gue kalo riders Spanyol di MotoGP “agak kurang tinggi” :D ( sebenernya info ini nggak penting sih, tapi berhubung gue suka sama kebanyakan riders Spanyol di MotoGP (Pedrosa, Lorenzo sama si Marquez) masalah ini jadi suatu hal penting buat gue. Hehe) Dengan peraihan podium itu, point Lorenzo yang terkumpul jadi sebesar 90 point, disusul Marquez 85 point dan Rossi 78 point (Ayo Rossi, kamu pasti bisa!!!)

Selesai deh review MotoGP 2016 seri kelima sirkuit Le Mans Perancis. Seri berikutnya akan diadakan di sirkuit Montego Mugello, Italia, pada tanggal 22 Mei 2016.
Sampai ketemu lagi (di review yang mungkin akan gue buat lagi) selanjutnya.

Bye bye ~ 
      Kiss <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar